OMSLogo

Bukti Pendukung

Self Evaluation

Capaian pembelajaran lulusan (CPL Prodi) dapat mendukung PPM yang ingin direalisasikan, dengan mengacu pada Tabel Suplemen A1, sebagai berikut.

PPM merupakan gambaran mengenai kompetensi, sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dimiliki lulusan setelah berkarir selama 3 – 5 tahun. Dalam rangka pencapaian PPM, selanjutnya Prodi TL menerjemahkan  PPM tersebut ke dalam langkah-langkah atau kompetensi yang harus dicapai selama proses pembelajaran dalam bentuk CPL Prodi TL. CPL menjadi dasar bagi desain pembelajaran dan kurikulum, sehingga mahasiswa dapat menguasai kompetensi yang dibutuhkan untuk mencapai PPM [1]. CPL ditetapkan sesuai jenjang kualifikasi S1 (level 6) menurut Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dan dirumuskan dengan memadukan empat kriteria kompetensi, yaitu: 1) common criteria menurut IABEE; 2) discipline criteria menurut masyarakat profesi di bilang TL, yaitu Badan Kerja Sama Perguruan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Lingkungan (Bakerma TL); 3) indikator kompetensi abad 21; dan 4) kompetensi khusus yang menjadi ciri khas Institut.
 
PPM pertama (PPM 1) adalah kemampuan mengembangkan keahlian dan inovasi dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan, baik secara mandiri maupun bekerjasama dalam tim.  Ketercapaian PPM 1 dipenuhi oleh 6 CPL, yang mencakup kemampuan mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar ilmu alam, matematika, matematika rekayasa, rekayasa dan kesehatan lingkungan (CPL 3); merancang, melaksanakan eksperimen laboratorium dan atau lapangan untuk menganalisis, dan menginterpretasikan data sebagai dasar solusi permasalahan lingkungan (CPL 4), menganalisis dan menyelesaikan permasalahan lingkungan dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar pengelolaan lingkungan yang berbasis resource recovery (CPL5);  merancang bangun rekayasa bidang Teknik Lingkungan melalui pendekatan resource recovery (CPL 6);  memprakarsai upaya kewirausahaan dalam bidang Teknik Lingkungan (CPL 10); bekerja secara inovatif dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) terkini serta belajar sepanjang hayat (CPL 11).

PPM 2 adalah kemampuan mengembangkan diri dengan belajar sepanjang hayat serta menjunjung tinggi tanggung-jawab profesi, sosial, dan etika di dalam bidang rekayasa pengelolaan lingkungan, termasuk air dan limbah yang berbasis resource recovery.  Ketercapaian PPM 2 dipenuhi oleh 9 CPL, yaitu: kemampuan menunjukkan sikap bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bermoral dan ber etika, serta cinta kepada tanah air untuk menyelesaikan tugas dalam bidang Teknik Lingkungan (CPL 1); kemampuan bekerja sama, memiliki kepekaan sosial, dan kepedulian terhadap keberagaman masyarakat serta lingkungan (CPL 2); merancang, melaksanakan eksperimen laboratorium dan atau lapangan untuk menganalisis, dan menginterpretasikan data sebagai dasar solusi permasalahan lingkungan (CPL 4);  menganalisis dan menyelesaikan permasalahan lingkungan dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar pengelolaan lingkungan yang berbasis resource recovery (CPL 5); merancang bangun rekayasa bidang Teknik Lingkungan melalui pendekatan resource recovery (CPL 6); menerapkan metode, keterampilan dan piranti teknologi lingkungan terkini (CPL 7);  mengambil keputusan yang cepat dan tepat berbekal wawasan pembangunan berkelanjutan serta terampil dalam mengelola tugas (CPL 8); memprakarsai upaya kewirausahaan dalam bidang Teknik Lingkungan (CPL 10); dan bekerja secara inovatif dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) terkini serta belajar sepanjang hayat (CPL 11).

PPM 3 adalah kemampuan berkomunikasi secara efektif dan berperan aktif  mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan yang berkelanjutan, sehingga dapat bersaing secara global. Ketercapaian PPM 2 dipenuhi oleh 5 CPL, yaitu mahasiswa perlu menguasai kemampuan: bekerja sama, memiliki kepekaan sosial, dan kepedulian terhadap keberagaman masyarakat serta lingkungan (CPL 2); mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar ilmu alam, matematika, matematika rekayasa, rekayasa dan kesehatan lingkungan (CPL 3);  menerapkan metode, keterampilan dan piranti teknologi lingkungan terkini (CPL 7); mengambil keputusan yang cepat dan tepat berbekal wawasan pembangunan berkelanjutan serta terampil dalam mengelola tugas (CPL 8); dan berkomunikasi dengan baik, secara lisan dan tulisan dalam bahasa Indonesia dan Inggris (CPL 9).

Peta hubungan antara PPM dan CPL yang mendukung masing-masing PPM dapat dilihat pada Suplemen A1 [2].

PPM menggambarkan kompetensi, sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dikuasai lulusan setelah 3–5 tahun berkarier. Untuk mewujudkannya, Prodi TL menerjemahkan PPM ke dalam Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), yang menjadi acuan perancangan kurikulum dan strategi pembelajaran. CPL dirumuskan sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 6 (S1) dengan mengintegrasikan empat aspek: 1) common criteria IABEE, 2) kriteria disiplin Badan Kerjasama (Bakerma) TL, 3) kompetensi abad 21, dan 4) kompetensi khas Institut.
PPM 1 menekankan kemampuan mengembangkan keahlian dan inovasi dalam penyelesaian masalah lingkungan, baik mandiri maupun kolaboratif. Pencapaiannya diukur melalui enam CPL, mencakup: 1) penerapan prinsip dasar ilmu dan rekayasa lingkungan (CPL 3), 2) perancangan serta pelaksanaan eksperimen untuk analisis data (CPL 4), 3) penyelesaian masalah berbasis
resource recovery (CPL 5), 4) perancangan rekayasa lingkungan (CPL 6), 5) inisiatif kewirausahaan (CPL 10), serta 6) inovasi dan pembelajaran sepanjang hayat (CPL 11).
PPM 2 menitikberatkan pengembangan diri, tanggung jawab profesional, sosial, dan etika dalam pengelolaan lingkungan berbasis
resource recovery. Pencapaiannya diukur melalui sembilan CPL, termasuk: 1) sikap religius dan etika (CPL 1), 2) kerja sama dan kepekaan sosial (CPL 2), 3) keterampilan eksperimen (CPL 4), 4) analisis masalah (CPL 5), 5) perancangan rekayasa (CPL 6), 6) penerapan teknologi mutakhir (CPL 7), 7) pengambilan keputusan berkelanjutan (CPL 8), 8) kewirausahaan (CPL 10), serta 9) pembelajaran berkelanjutan (CPL 11).
PPM 3 berfokus pada kemampuan komunikasi efektif dan peran aktif dalam kemajuan Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK) untuk daya saing global. Pencapaiannya diukur melalui 5 CPL, yaitu: 1) kerja sama (CPL 2), 2) penerapan prinsip ilmiah (CPL 3), 3) teknologi lingkungan (CPL 7), 4) pengambilan keputusan (CPL 8), serta 5) komunikasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris (CPL 9).

Copyright © 2026 UPT-TIK Itenas
Version 1.0